Jangan Sepelekan Target Pasar Bisnis Anda

Hello Ladies, bagaimana rasanya ketika Anda bersiap menghadiri sebuah pesta dimana Anda berharap bisa berkumpul dengan orang-orang baru dengan kepribadian yang Anda miliki. Tentunya Anda akan merasa percaya diri karena tidak akan merasa kesulitan ketika berbicara dan membawakan diri Anda pada orang lain.

Namun ketika tiba, pesta tersebut dihadiri oleh orang-orang yang seperti Anda. Akhirnya, Anda tidak berbicara dengan siapapun, juga tidak meninggalkan kesan apa-apa. Tetapi, jika di pesta yang sama Anda mengenal seseorang yang penting di sana dan mengetahui jelas topik apa yang akan dibicarakan, Anda dapat dipastikan akan mendapat kenalan baru. Dan hal itu juga berlaku untuk bisnis.

Menurut Kitty Lusby, Content Manager dari NeONBRAND Digital Marketing, kalau penting mengetahui target pasar karena bisa memberikan keuntungan. “Kita semua menaksir terlalu tinggi untuk permintaan produk dan layanan kita, dan terlalu meremehkan betapa sulit mendapatkan perhatian dari orang lain. Kita sangat senang mengenai bisnis kita karena kita tahu bahwa produk kita bagus dan berguna dan itu yang sangat sulit untuk berempati dengan milyaran orang di dunia yang tidak mengetahui hal itu,” katanya.

Dan karena konsumen dipenuhi oleh bisnis-bisnis yang fenomenal, Anda bisa membuang-buang waktu dan uang Anda memohon-mohon pada orang yang salah untuk memperhatikan produk Anda. Daripada itu, lebih baik secara akurat mengidentifikasi orang yang dikiranya cocok dan tepat untuk menjadi target pasar Anda. “Ketika aku berbicara dengan pemilik bisnis, mereka bilang ‘Aku ingin dapat semua orang’. Tidak ada yang bisa jadi segalanya, pasti Anda akan selalu memiliki celah,” kata Margaret Adsit, Digital Marketing Consultant, pemilik Scribe Away.

Cara paling mudah untuk memulainya adalah dengan menanyakan pada diri Anda siapa, kapan, bagaimana dan kenapa mereka menjadi target pasar Anda. Jika Anda berpikir bahwa jawaban-jawaban tersebut jelas atau justru Anda tidak tahu itu sama sekali, boleh tulis catatan dan Anda bisa memvalidasinya lagi nanti.

Kemudian, pikirkan mengenai demografik dasar seperti jenis kelamin, usia, lokasi, pendapatan keluarga dan jenjang pendidikannya. Masukkan pula informasi yang relevan mengenai apa yang produk Anda tawarkan, semisal kesukaan, hobi dan tujuan hidup. Kemudian pikirkan mengenai apa yang konsumen cari pada Anda, di mana mereka bisa menemukan produk Anda dan kenapa mereka harus memakai produk Anda.

“Ketika Anda memiliki semua informasi ini, Anda bisa mulai fokus terhadap target pasar Anda dan mungkin Anda akan sadar kalau memiliki lebih dari satu target pasar,” kata Elliott Brown, penulis Back Office Basics. Jika begitu, Anda mungkin membutuhkan pendekatan lainnya yang tentunya sedikit berbeda.

Zeen is a next generation WordPress theme. It’s powerful, beautifully designed and comes with everything you need to engage your visitors and increase conversions.