Atina Maulia, Sosok Mungil di Balik Vanilla Hijab

Siapa yang tidak mengenal brand Vanilla Hijab? Di usianya yang masih belia, Atina Maulia sang founder telah sukses mengembangkan bisnis hijab online yang digelutinya sejak di bangku kuliah. Awalnya, perempuan berusia 26 tahun itu tidak berniat untuk menjadi seorang wirausaha.

Dirinya malah bercita-cita menjadi insiyur perminyakan. Ia pun diterima masuk menjadi salah satu mahasiswa Teknik Perminnyakan di Institut Teknologi Bandung. Namun sayangnya, ia terkena penyakit yang membuatnya tidak bisa berjalan sehingga impiannya pun harus tertunda. Diketahui, Atina mengidap Rheumatoid Arthritis selama sekitar setahun dan akibatnya, kuliah yang telah dijalaninya dua tahun belakangan harus ia lepaskan.

Atina kembali ke Jakarta dan tinggal bersama dengan orang tuanya.

Setelahnya, ia pun melanjutkan studinya di PPM Manajemen dan mencoba mencari pelarian. Ia bertekad untuk menghasilkan uang sendiri agar tidak merepotkan kedua orangtuanya yang sudah terbebani oleh biaya pengobatan yang tidak sedikit. Akhirnya, Atina memutuskan untuk berjualan melalui dunia maya.

Ia memilih hijab karena menurutnya lebih mudah dijual ketimbang berjualan baju, di mana ia harus menyediakan berbagai pilihan ukuran. “Kalau hijab ya satu ukuran saja, jadi gampang,” katanya.

Gadis yang tidak memiliki latar belakang mode pun mulai merintis bisnis hijab dengan modal nekat. Mulanya, ia hanya menjadi pembeli kerudung di pasar hingga akhirnya dijual kembali. Ia menerapkan sistem pre-order dimana pembeli memesan terlebih dahulu sebelum akhirnya ia membeli kerudung di pasar.

Pesanan yang mulanya satu dua potong pun kian bertambah setiap harinya. Tidak puas hanya menjadi reseller, ia pun ingin memproduksi sendiri kerudung Vanilla Hijab. Di tahun keduanya, Vanilla Hijab merintis rumah produksi sendiri. Diawali dengan mengajak penjahit keliling menawarkan jasa lewat sepeda, kini Atina telah memiliki sekitar 50 penjahit. “Kami beri modal, sewakan tempat, beli mesin potong, beli mesin jahit,” cerita Atina.

Terbukti, berkat kerja kerasnya itu Atina bersama kakaknya, Intan Fauzia yang menjadi CEO Vanilla Hijab berhasil meraih kesuksesan sebagai wirausaha muda. Bahkan Vanilla Hijab dikatakan menjadi salah satu pelopor toko online yang menjual hijab instan. Popularitasnya menanjak sangat cepat. Bahkan ada juga konsumen dari Malaysia, Singapura dan Brunei.

Zeen is a next generation WordPress theme. It’s powerful, beautifully designed and comes with everything you need to engage your visitors and increase conversions.