Source: Nutrition News

Empat Tips Ini Bikin Anda Semangat Usai Cuti Melahirkan

Kebanyakan ibu melibatkan banyak emosi ketika kembali bekerja setelah melahirkan. Banyak yang merasa sedih karena meninggalkan bayi Anda, merasa bersalah karena harus menitipkannya pada tenaga profesional ataupun merasa cemas. Apapun perasaan Anda, sebenarnya itu sangat masuk akal.

Karena hal ini merupakan transisi yang besar dalam hidup seseorang. Pada sebuah penelitian bahkan menunjukan kalau kebanyakan perempuan kembali pekerjaannya lebih cepat dan terasa lebih berat dibandingkan perkiraan sebelumnya. Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda beradaptasi.

1. Persiapkan perlengkapan bayi

Kembali bekerja setelah melahirkan tentunya memiliki rutinitas baru termasuk mempersiapkan perlengkapan bayi sebelum berangkat bekerja. Lori Mihalich-Levin penulis dari Back to Work After Baby: How to Plan and Navigate a Mindful Return from Maternity Leave merekomendasikan untuk merencanakan apa saja yang harus dilakukan di pagi hari dan malam hari. Hal itu membuat Anda lebih terorganisir dan lebih mudah dalam mempersiapkan keperluan bayi.

2. Lakukan ujicoba pengasuhan anak

Coba lakukan rutinitas pagi yang Anda lakukan sebelum berangkat bekerja. Ini berkemungkinan akan memudahkan Anda dalam pengaturan pengasuhan anak. Lakukan hal tersebut secara rutin untuk melihat apakah berhasil dan beradaptasi dengan baik. Bonusnya, Anda bahkan bisa memiliki waktu ‘me time’ sehingga bisa membantu Anda merasa lebih baik mengenai diri Anda sendiri.

3. Mulai kembali di pertengahan minggu

Minggu pertama kembali bekerja akan sangat melelahkan. Mulailah kembali pada hari Kamis sehingga Anda bisa lebih lenggang. Terlebih, hari Kamis jauh lebih dekat pada akhir minggu sehingga Anda bisa beristirahat dan memikirkan kembali dua hari pertama setelah bekerja sebelum memulai kembali lagi bekerja ‘full’ minggu depan.

4. Pertimbangkan bekerja dari rumah jika memungkinkan

Jika memungkinkan, Anda dapat mengajukan diri untuk bekerja dari rumah. Lauren Smith Brody, penulis dari The Fifth Trimester: The Working Mom’s Guide to Style, Sanity and Big Success After Baby bercerita bahwa saat pertama kali puterinya lahir, tempatnya bekerja memperbolehkan ia untuk bekerja dari rumah satu kali dalam seminggu. Tentunya hal itu sangat memudahkan transisi khususnya untuk ASI.

 “Kalau Anda mengajukan untuk bekerja dari rumah, jelaskan mengenai rencana itu,” katanya. Tunjukan pula bahwa Anda mampu melakukannya sehingga atasan Anda merasa yakin kalau Anda dapat melakukan tugasnya meskipun berada di rumah sambil merawat anak.

Zeen is a next generation WordPress theme. It’s powerful, beautifully designed and comes with everything you need to engage your visitors and increase conversions.