Source: Westrock

Agar Menarik, Buatlah Produk Kemasan yang Eye Catching

Desain kemasan harus mampu berbicara, jelas, dan kencang mengenai produk Anda ketika Anda tidak terus-terusan mempromosikannya.

Ratusan bahkan ribuan produk berada di rak toko, namun tentunya desain kemasan yang eye catching menarik perhatian Anda dalam waktu yang singkat. Bahkan tidak jarang bisa mendorong Anda untuk membeli produk tersebut. Untuk itu, desain kemasan harus mampu berbicara, jelas dan kencang mengenai produk Anda ketika Anda tidak terus-terusan mempromosikannya.

Lalu apa yang membuat desain kemasan tersebut sangat eye catching? Ternyata orang-orang secara tidak sadar merespon rangsangan visual. Sehingga tidak heran jika desain kemasan dapat membantu orang membeli produk Anda.

Bahkan Megan Sullivan dalam tulisannya The Psychology of Product Packaging mengatakan kalau jika mengesampingkan kualitas, terkadang produk yang terlihat berkilau, lebih indah dan menarik justru menang. Bahkan kemasan suatu produk bisa membuat orang untuk membelinya meskipun tidak ada niat untuk membeli sama sekali.

Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dipertimbangkan dalam mendesain kemasan produk agar lebih eye catching dan membuat orang tertarik untuk membelinya.

1. Warna                               

Warna memegang peranan yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian orang karena secara efektif bisa membuat orang tertarik. Beberapa rentang warna akan menunjukkan menarik perhatian manusia. Penelitian melaporkan kalau warna merah, kuning, hijau dan pink merupakan empat warna yang paling eye catching.

Menggunakan warna-warna ini dalam kemasan Anda secara fisiologi bisa meningkatkan seseorang untuk melihat produk Anda. Meskipun begitu, bukan berarti semua kemasan harus berwarna merah, kuning ataupun hijau. Karena jika semua produk menggunakan warna yang sama, tidak ada produk yang akan mencolok.

2. Bentuk

Bentuk memiliki potensi untuk menjadi pembeda paling unik dari kemasan produk Anda. Masukkan pula pesan pada bentuk kemasan Anda yang bisa mengingatkan pembeli mengenai produk Anda sehingga lebih menimbulkan kesan.

Bahkan pada sebuah penelitian memperlihatkan kalau orang cenderung lebih memilih bentuk kemasan yang memiliki lekuk dibandingkan yang lurus. Begitu juga dengan ujung pada kemasan yang lebih tumpul dibandingkan berujung lancip.

Moshe Bar dan Maital Neta mengatakan kalau ujung kemasan yang lancip dirasa seperti ancaman. Tetapi pastikan bahwa berbeda dari yang lain bukan satu-satunya kriteria dalam bentuk kemasan Anda. Meskipun harus unik, namun produk tersebut harus tetap dalam batas ‘wajar’ dan sesuai dengan brand Anda.

3. Tekstur Kemasan

Kemasan suatu produk diciptakan bukan hanya untuk dilihat, melainkan juga disentuh. Untuk itu, coba ciptakan pengalaman positif saat menyentuh produk Anda dengan membuat tekstur yang nyaman disentuh. Seperti kemasan yang matte, glossy ataupun lembut dan fluffy bisa membuat seseorang terus menyentuh produk Anda dan bahkan membeli dan membawanya pulang ke rumah.

Pilih tekstur kemasan yang merefleksikan apa yang akan pembeli temukan pada produk Anda. Semisalnya produk tersebut merupakan produk mewah, maka pilihlah material kemasan yang terlihat gelamor. Jika produk tersebut alami dan earthy, tekstur bumi, alami dan kasar mungkin pilihan yang tepat

Zeen is a next generation WordPress theme. It’s powerful, beautifully designed and comes with everything you need to engage your visitors and increase conversions.